Bila Selalu Bersama Bayi, Apakah Ibu Menyusui Tetap Perlu Pompa ASI?

- Jurnalis

Senin, 4 April 2022 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ibu memompa ASI atau pompa ASI. Foto: Shutter Stock

Ilustrasi ibu memompa ASI atau pompa ASI. Foto: Shutter Stock

LAMPUNGCORNER.COM, Selalu ada hikmah di balik setiap musibah, termasuk pandemi COVID-19 yang sudah dua tahun lebih melanda dunia. Salah satu hikmah pandemi adalah kemudahan bagi ibu menyusui bayinya, khususnya bagi ibu bekerja. Sebab dalam kondisi normal, ibu bekerja umumnya harus berjuang ekstra untuk memompa ASI untuk memenuhi kebutuhan si kecil selama ditinggal ke kantor.

Bicara soal hal ini, masih perlukah ibu menyusui memompa ASI jika setiap hari bersama bayi? Moms, yuk, baca terus artikel ini sampai habis untuk memahaminya.

Bilamana Ibu Perlu Memompa ASI?

Menurut konselor laktasi dr Citra Amelinda, Sp.A, IBCLC, M Kes, ibu menyusui yang setiap hari selalu bersama anaknya sebetulnya tidak perlu memompa ASI. Sebab kandungan ASI setiap hari selalu berubah sesuai dengan kebutuhan bayi pada saat itu. Namun bukan berarti ASI yang dipompa kualitasnya buruk karena bagaimanapun ASI adalah makanan terbaik untuk bayi.

Baca Juga :  Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

dr Citra menyarankan, apabila hendak memompa ASI untuk cadangan jika sewaktu-waktu harus meninggalkan anak, pompalah secukupnya. Tidak perlu menyimpan stok ASI terlalu banyak di kulkas.

“Kadang-kadang saya lihat di socmed sekulkas isinya ASI semua. Yang butuh ASI itu anaknya, bukan kulkasnya. Nah kalau kita kasih makan anak dan kasih makan kulkas juga, jadi si otak kita produksinya kebanyakan, di luar yang dibutuhkan,” kata dokter yang praktik di RS Primaya Hospital, Bekasi Timur, ini.

dr Citra menyebut, umumnya ibu menyusui bayinya setiap 2-3 jam sekali. Sehingga kalaupun harus pompa, disesuaikan juga dengan jadwal menyusui. Jangan lantas memompa ASI tiap satu jam sekali karena justru berpotensi membahayakan ibu.

Baca Juga :  Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

“Kalau tiap jam pompa ASI, jadi kita telat ngisi sedikit payudara sudah keburu penuh. Kalau terlalu lama penuh dia membatu, kalau sudah membatu enggak bisa pakai pompa, harus manual,” ujar dr Citra.

Dia mengingatkan, jika payudara penuh dalam waktu lama dan tidak segera dikosongkan justru berpotensi menimbulkan berbagai masalah, seperti mastitis hingga abses. Jika sudah demikian, segera ke dokter ya, Moms.

“Jadi itulah manajemen ASI. ASI itu bukan sebanyak-banyaknya, tapi ASI itu harus cukup untuk anak,” tutupnya.

 

Red

Berita Terkait

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB